Selasa, 13 Maret 2012

DO’A DI SEPERTIGA AKHIR WAKTU


Sayup desah angin serasa menderu
Seiring lajunya jarum-jarum waktu
Kurasakan gelagat tak menentu
Saat dentingnya memecah, diam dan membisu

Di lautan hikmah kalam-Mu
Kubergelut di sepertiga akhir waktu
Meniti raut mencekam yang redup temeram
Tertiup oleh tangisan dalam selimut malam

Diantara kerlip cahaya
Tangan kecil ini menengadah hanya Pada-Mu
Harapkan bias cahaya mengakhiri
Pada setiap tasbih dzikir cintaku

Yaa Allah...
Dada ini terasa peluh
Terguncang lantun indah bait Asma-Mu
Yaa Ilahi…
Teduhi aku dengan kecintaan dari-Mu
Limpahi aku dengan tetesan rahmat-Mu
Di sepertiga akhir waktu yang merambat
Di sisa-sisa perjalanan
Melintasi bukit dan lereng kesemuan ini

Senin, 12 Maret 2012

Puisi Yeni Raini

PERJALANAN SEORANG PENGANGGURAN
Oleh : Yeni Raini, S.Pd

Aku berjalan menyusuri senja
Membiarkan dibawa angin menuju langit
Langkahku terpapah-papah
Mengharap adanya mega yang menyambutku

Hari ini, telah ku mulai semua
Seperti hari kemarin
Mengitari lalu lalang di keramaian kota
Mencoba menggapai satu puncak tangga

Namun aku lelah
Aku hanya debu,
Dipikul angin yang terpendam
Aku tak mampu dalam keputusasaan

Tapi, coba ku tengok ke belakang
Orang-orang miskin yang kalah dalam pergulatan
Yang diledek oleh impian
Peradaban ini membuat mereka tak berdaya
Memperlihatkan sebuah realita
Bahwa mereka, walaupun tak berharga
Sebenarnya menolak untuk menjadi sampah

Sejenak ku bersandar di pelataran sudut kota
Menunggu datangnya sekeranjang kebenaran
Menikmati linangan air mata 
Menerbangkan doa ke langit 
Yaa Allah, berilah sebuah jawaban
Karena ku yakin hidup hanya menunda kekalahan